Lia Waode Tertantang Jadi Tujuh Bidadari

Lia Waode Tertantang Jadi Tujuh Bidadari






RADAR MALANG ONLINE – Artis peran, Lia Waode merasa senang bisa terlibat dalam pembuatan film Tujuh Bidadari. Tetapi, dia juga merasa tertantang bermain dalam film bergenre horor yang mengambil lokasi syuting di Australia ini.





Karakternya yang dituntut menjadi serius, pendiam, dan peka terhadap makhluk halus, justru sedikit menyulitkannya. Sebab, sangat berbeda dengan karakternya sehari-hari.







“Untuk karakter udah pasti yang ini, di Tujuh Bidadari lebih sulit karena aku kan bukan tipe yang pendiem. Jadi, agak susah aja,” kata Lia Waode saat screening film Tujuh Bidadari di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/10).





TUJUH BIDADARI Official Trailer (2018) | Movie Trailers
(YouTube/Movie Trailers)






Selain itu, hal terberat yang harus dilakukan Lia Waode adalah harus meninggalkan keluarga selama tiga minggu. Mengingat, pengambilan gambar dilakukan di Australia. Artinya, dia harus berada sangat jauh dari keluarga.





“Yang paling berat sebenernya karena aku harus tinggalin anak selama 3 minggu di sana. Tapi, untungnya suami ku support banget. Dia bilang katanya, ‘You need to go’. Jadi, alhamdullilah syuting semuanya berjalan lancar. Pulang pun bisa selamat sampai di Indonesia dan ketemu sama keluarga lagi,” ujarnya.





Satu lagi yang dirasakan berat bagi Lia Waode adalah menghadapi cuaca dingin di Australia. Beruntungnya lagi, Lia mengaku rutin berolah raga dan meminum vitamin, sehingga udara dingin tak membuatnya sakit.






“Persiapannya lebih ke karena Melbourne itu terkenal 4 cuaca dalam 1 hari, jadi aku cuma persiapannya itu lebih ke jaket, vitamin. Biar pun cuacanya lagi terik banget tapi anginya bisa kenceng. Jadi, kita yang nggak tiba-tiba merikuk dipinggiran gitu,” pungkasnya.






Film ini berkisah tentang grup musik bernama Tujuh Bidadari yang sedang melakukan tur di Australia. Perjalanan mereka pun mulai ganjil saat mampir ke Aradele. Disutradarai oleh Muhammad Yusuf, film yang diproduksi Triple A Films dan bekerja sama dengan State Government of Victoria ini rencananya akan tayang di bioskop mulai 1 November 2018.





(agi/JPC)