Dikatakan Marah pada Rano Karno, Maudy Koesnaedi: Aku Minta Penjelasan

Si Doel The Movie 2 Lanjutkan Kisah Cinta Segi Tiga

RADAR MALANG ONLINE – Rano Karno sempat mengatakan bahwa dirinya dimarahi oleh Maudy Koesnaedy dan Cornelia Agatha. Lantaran naskah skenario film ‘Akhir Kisah Cinta Si Doel’ yang dia buat dinilai tidak sesuai dengan harapan mereka. Seolah tidak mau ada kesalahan persepsi, Maudy Koesnaedi kemudian meluruskan pernyataan Rano Karno tersebut.

Menurut perempuan yang identik dengan karakter Zaenab itu, dia tidak marah-marah kepada Rano Karno. Maudy hanya meminta penjelasan kenapa harus ada adegan dirinya menelepon Sarah dalam film ‘Akhir Kisah Cinta Si Doel’.

“Aku tuh bukannya marah-marah. Cuma pas aku terima naskah dari Abang, aku minta waktu ketemu untuk memastikan adegan. Ini kenapa Zaenab ngomong hamil ke Sarah? Biar apa? Kepengin penonton gimana? Ekspetasi apa?,” ucap Maudy saat ditemui di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (23/1) malam.

Maudy merasa dirinya membutuhkan penjelasan yang memadai dari Rano Karno supaya tidak salah tafsir. Yang tentunya hal itu akan berakibat fatal terjadinya kesalahan ketika menjalani syuting ‘Akhir Kisah Cinta Si Doel’.

“Supaya aku enggak salah ekspetasi. Karena film ini penting, aku enggak mau salah. Karena aku juga menampung keresahan emak-emak bahwa Zaenab harus tegas, harus punya harga diri,” ucapnya lebih lanjut.

Setelah berdiskusi dengan Rano Karno, akhirnya Maudy Koesnaedi memiliki kesamaan pandangan dengan Rano. “Apa yang aku diskusikan sama Abang lebih ke enggak mau dialog aku diasalin saja sama Abang. Biar pas di lokasi emosi itu yang didapat.”

Maudy merasa film Si Doel ditutup dengan ending yang manis. Maudy Koesnaedi berharap film ini juga dapat sukses seperti dua film Si Doel sebelumnya.

Setelah nonton bareng film ‘Akhir Kisah Cinta Si Doel’ di bilangan Epicentrum tadi malam, Maudy Koesnaedi terlihat menangis lantaran baper menonton untuk pertama kalinya. Dia juga sempat berpelukan dengan Cornelia Agatha. Kejadian itu sempat mencuri perhatian para penonton di bioskop.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman