Cinta Tak Pernah Sederhana Angkat Ratusan Puisi 26 Penyair Ternama

Cinta Tak Pernah Sederhana Angkat Ratusan Puisi 26 Penyair Ternama

RADAR MALANG ONLINE – Berupaya mengangkat karya sastra Indonesia, terutama puisi ke dalam seni pertunjukan teater, Titimangsa Foundation yang bekerjasama dengan PT. Balai Pustaka (Persero) akhirnya menghadirkan pementasan konser musikal bertajuk Cinta Tak Pernah Sederhana.

Teater yang resmi dibuka untuk umum pada 16-17 Maret 2019 ini diadakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Menampilkan artis peran terbaik Indonesia, seperti Reza Rahadian, Marsha Timothy, Chelsea Islan, Atiqah Hasiholan, Sita Nursanti, Teuku Rifnu Wikana, dan Butet Kartaredjasa, teater Cinta Tak Pernah Sederhana juga menghadirkan Agus Noor sebagai kurator puisi sekaligus sutradara dan aktor teater kawakan seperti Wawan Sofwan, dan Iswadi Pratama, serta penyair Warih Wisatsana.

Penampilan Reza Rahadian dan Marsha Timothy di pertunjukan musikalisasi puisi ‘Cinta Tak Pernah Sederhana’. (dok.Titimangsa Foundation)

“Pemilihan puisi sebulan dari ratusan puisi dari 26 penyair Indonesia,” ungkap Agus Noor di Teater Jakarta, TIM, Jumat malam (15/3).



Pertunjukkan dibuka dengan penggambaran awal mula penciptaan sebuah kata. Kata itu lah yang membuat kita mengenal dunia. Muncul manusia pertama, Adam, yang pengetahuan pertamanya adalah memahami nama-nama (bahasa), maka manusia pertama itu sesungguhnya orang yang memahami bahasa.

Adam kemudian mengenal cinta. Kemudian, merasa kesepian dan hadir lah Hawa. Keduanya menjadi sepasang kekasih pertama dan ingin saling mencintai secara sederhana. Namun, cinta memang tak pernah sederhana, hingga sepasang kekasih itu saling mencintai kemudian berpisah.

Puisi-puisi milik Aan Mansyur, Seno Gumira Ajidarma, Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono dan beberapa penyair kenamaan lainnya pun dimusikalisasi dan direpresentasi dengan gaya Agus Noor yang romantis. Tata cahaya lampu dan setting lokasi membuat penonton mengamini bahwa cinta memang tak pernah sederhana.

Penonton akan terpukau dengan suara Reza Rahadian dan Marsha Timothy yang menyanyikan puisi dengan kekuatan lembutnya. Digawangi oleh Happy Salma selaku founder Titimangsa Foundation, ia mengatakan jika sastra adalah sebuah kebutuhan baginya yang berkecimpung di dunia akting.

“Saya anggap ini premiere dan ingin persembahkan hari pertama untuk media,” ujar Happy Salma, di lokasi yang sama.

Editor           : Novianti Setuningsih

Reporter      : Yuliani